Nov 24, 2018

Kiamat.. ⏳

https://www.youtube.com/watch?v=NtW9USOw7fc

JANGAN SALAH MENCINTAI…

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

المَرْءُ مَعَ مَنْ أَحَبَّ “

Seseorang bersama dengan yang dicintainya” (HR Al-Bukhari no 6169)

📌 Fenomena menyedihkan tatkala banyak kaum muslimin (terutama dari golongan pemuda) yang sangat mencintai para pelaku maksiat, bahkan mereka dari kalangan orang-orang kafir !! (terutama para pemain film & penyanyi serta olahragawan). Foto orang-orang kafir tersebut dipajang di kamar-kamar mereka, menjadi penyejuk pandangan mereka…. sebelum dan tatkala bangun tidur…
Bahkan mereka meniru gaya berpakaian orang-orang kafir tsb…
mereka hafalkan lantunan-lantunan orang-orang kafir tsb…
mereka pelajari perjalanan hidup orang-orang kafir tsb…!!

📌 Jika salah seorang dari mereka ditanya tentang sejarah, nama dan nasehat-nasehat Abu Bakar…Umar… Imam Syafii ?, maka terdiamlah ia… !!! Bahkan kecintaan sebagian mereka sudah sangat mendalam kepada orang-orang kafir tsb, terbukti tatkala para artis tsb datang ke negeri-negeri kaum muslimin maka merekapun berbondong-bondong menyambut para idola mereka yang kafir, hingga ada yang histeris tatkala menyaksikan idolanya, bahkan ada diantara mereka yang pingsan…. karena terlalu gembira..? Apa yang akan mereka perbuat dengan sabda Nabi “Seseorang (dikumpulkan diakhirat kelak) bersama yang ia cintai” ???!!!

KARENANYA…
cintailah orang-orang sholeh…
Tirulah gaya hidup mereka…
patuhilah petuah-petuah mereka..
yaitu orang-orang yang jika kita mengingat mereka… maka kita akan mengingat akhirat…

Al-Imam Asy-Syafi’i rohimahulloh pernah berkata dengan penuh tawadhu

Aku mencintai orang-orang saleh meski aku bukan dari mereka
Aku berharap, dengan mencintai mereka, aku nanti mendapatkan syafa’at

Dan aku membenci orang yang maksiat adalah dagangannya

Ust. Firanda Andirja MA , حفظه الله تعالى

 @DiariesImage
•═════◎◎۩❁۩◎◎═════•

Nov 18, 2018

Mengejek Orang yang Berbuat Dosa

Jangan merasa diri bisa selamat dari dosa sehingga meremehkan orang lain yang berbuat dosa. Dan meremehkannya pun dalam rangka sombong, “Kamu kok bisa terjerumus dalam zina seperti itu? Aku jelas tak mungkin.”

Dari Mu’adz bin Jabal, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ عَيَّرَ أَخَاهُ بِذَنْبٍ لَمْ يَمُتْ حَتَّى يَعْمَلَهُ

“Siapa yang menjelek-jelekkan saudaranya karena suatu dosa, maka ia tidak akan mati kecuali mengamalkan dosa tersebut.” (HR. Tirmidzi no. 2505. Syaikh Al-Albani berkata bahwa hadits inimaudhu’). Imam Ahmad menjelaskan bahwa yang dimaksud adalah dosa yang telah ditaubati.

Hadits di atas bukan maknanya adalah dilarang mengingkari kemungkaran. Karena menjelek-jelekkan mengandung kesombongan (meremehkan orang lain) dan merasa diri telah bersih dari dosa. Sedangkan mengingkari kemungkaran dilakukan lillahi Ta’ala, ikhlas karena Allah, bukan karena kesombongan.

Semoga Allah memberikan hidayah demi hidayah.

Oleh: Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal حفظه الله تعالى
========================

Broadcasted by Islam itu Indah
- Instagram: @islamituindah.id
- Line: @islamituindah (pakai @) atau klik: http://line.me/ti/p/0islamituindah
- Telegram channel: @islamindah

Mutiara_Sunnah 💢💠

📝 TUJUH PERINTAH NABI SHALLALLAHU 'ALAIHI WA SALLAM

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

✅ Sahabat yang Mulia Abu Dzar Al-Ghifari radhiyallahu'anhu berkata,

 "Kecintaanku (Rasulullah) shallallahu'alaihi wa sallam memerintahkan kepadaku tujuh perkara:

1) Beliau memerintahkan aku untuk mencintai orang-orang miskin dan mendekat kepada mereka.

2) Dan beliau memerintahkan aku untuk melihat kepada yang lebih rendah dariku (dalam perkara duniawi) dan tidak melihat kepada yang lebih tinggi dariku.

3) Dan beliau memerintahkan aku untuk menyambung kekerabatan (hubungan keluarga) walau mereka berlaku kasar kepadaku.

4) Dan beliau memerintahkan aku untuk tidak meminta-minta apa pun kepada seorang pun.

5) Dan beliau memerintahkan aku untuk mengatakan yang benar walau pahit.

6) Dan beliau memerintahkan aku untuk tidak takut terhadap celaan orang yang mencela di jalan Allah.

7) Dan beliau memerintahkan aku untuk memperbanyak dzikir:

لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ

"Laa haula wa laa quwwata illaa billaah" (tidak ada upaya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah), karena ia termasuk simpanan di bawah 'Arys (dalam riwayat yang lain: karena ia termasuk simpanan di surga)."

📚 [HR. Ahmad, Ash-Shahihah: 2166]

وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

💻 Sumber: http://www.taawundakwah.com/mutiara-sunnah/tujuh-perintah-nabi-shallallahu-alaihi-wa-sallam-2/

══════ ❁✿❁ ══════

Nov 15, 2018

🍞🍘Berilmu Sebelum Berkata, Sebelum Beramal, dan Sebelum Menikah!!]

Menikah adalah ibadah. Ibadah yang sangat mulia.
Banyak pemuda pemudi yang ingin menikah, tapi sayangnya banyak juga yang belum paham ilmunya.

Mungkin ada diantara kita yang hendak menikah tapi belum paham seluk beluk pernikahan, seperti:
- Kenapa sih kita harus menikah? Dalilnya apa?
- Gimana sih memilih pasangan yang cocok?
- Gimana sih tata cara ta'aruf yang syar'i, nazhor, dan istikharah?
- Cara melamar/khitbah itu gimana?
- Apa aja sih larangan-larangan dalam pernikahan?
- Syarat sah pernikahan apa saja? Mahar itu apa?
- Saat walimah apa saja yang boleh dan apa yang tidak boleh?
- Doa apa yang diucapkan kepada sang istri setelah akad?
- Adab-adab dan doa dalam berhubungan intim
- Hak dan kewajiban suami istri apa saja?
- Dan masih banyak lagi...

Kok banyak banget yang harus dipelajari?
Iya. Banyak. Karena menikah gak boleh asal, gak boleh sembarangan. Kalau serius ingin menikah, harus serius juga belajarnya.

Nah, Dalam buku "Panduan Lengkap Nikah dari A sampai Z" ini semua pertanyaan tersebut akan terjawab dengan tuntas.

Insya Allah kita akan mantap melangkah menuju pernikahan yang barakah dan diridhoi Allah setelah paham ilmunya.

Judul: PANDUAN LENGKAP NIKAH DARI A SAMPAI Z
Penulis: Abu Hafsh Usamah bin Kamal bin Abdir Razzaq
Penerbit: Pustaka Ibnu Katsir
Tebal: 482 halaman (hard cover)


Harga: Rp 90.000
pasang iklan
Yuk pesan.. klik @islamituindahid (start chat..)

MENINGGALKAN YANG TAK BERMANFAAT

Biarkan jadi masa lalu.. KUBUR hal hal Buruk.. Tinggalkan lah... Di antara tanda baiknya seorang muslim adalah ia meninggalkan hal yang sia-sia dan tidak bermanfaat. Waktunya diisi hanya dengan hal yang bermanfaat untuk dunia dan akhiratnya.

Sedangkan tanda orang yang tidak baik islamnya adalah sebaliknya.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

مِنْ حُسْنِ إِسْلاَمِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَ يَعْنِيه
ِ
“Di antara kebaikan islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat” (HR. Tirmidzi no. 2317, Ibnu Majah no. 3976. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih). Hadits ini mengandung makna bahwa di antara kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat baik berupa perkataan atau perbuatan.
(Jaami’ul ‘Ulum wal Hikam, 1: 288)

Tentu pula tanda baiknya seorang muslim adalah dengan ia melakukan setiap kewajiban.
Semoga manfa'at

 @IslamDiaries


Sumber: Ust. Muhammad Abduh Tuasikal
══════ -=🕋=- ══════
Broadcasted by Cahaya Islami
- Instagram: @islamituindah.id
- irgialfahridzi104.blogspot.com
- cahayaislami104.blogspot.com
- Blog cahaya islami

⛄⛄ Fitnah yang lebih besar 🍠🍘

Fitnah Mana Yang Lebih Besar Kerusakannya ?

Oleh Ustadz Badrusalam, Lc

Imam Malik pernah ditanya:

“Dari mana aku mulai berihram?”

Beliau rahimahullah menjawab:

“Dari tempat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam
mulai berihram yaitu Dzulhulaifah.”

Ia berkata, “Aku ingin berihram dari sisi kuburan
Rasulullah.”

Beliau menjawab, “Jangan, aku khawatir kamu tertimpa fitnah.”

Ia berkata, “Fitnah apa? Aku hanya menambah
beberapa mil saja.”

Beliau menjawab, “Fitnah mana yang lebih besar dari orang yang mendahului kepada sebuah perkara yang dianggap utama, padahal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidak melakukannya?”

Cobalah renungkan wahai saudaraku..

Banyak orang ketika melakukan sebuah amalan yg tidak ada contohnya dari Rasulullah kemudian berkata, “Inikan baik.”

Jawaban iman Malik ini sudah cukup untuk melempar
syubhat seperti itu..

Fitnah yang paling besar..
Ketika seseorang menganggap utama..
Sesuatu yang tidak dianggap utama oleh Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wasallam …

Waspadalah.. Waspadalah..
pasang iklan
@kajianislamchannel
══════ -=🕋=- ══════
Broadcasted by Islam itu Indah
- Instagram: @islamituindah.id
- Line: @islamituindah (pakai @) atau klik: http://line.me/ti/p/%40islamituindah
- Telegram channel: @islamindah

💞 Amal yang Cantik 💞

Beramal bukan asal banyak
Tapi mesti cantik,
Mesti ahsan,
Mesti terbaik.

Karena Allah menilai amal itu, Bukan sekadar karena jumlah. Tapi apakah dia amal yang berkualitas baik
Atau hanya asal-asalan?

الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلاً وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ

“Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.” (QS. Al-Mulk: 2)

Lihatlah, Kawan …

Dalam ayat di atas, yang dinilai adalah siapa yang lebih baik amalnya. Bukan siapa yang lebih banyak amalnya. Karena banyak, belum tentu baik. Apa gunanya banyak tapi tak baik?

Shalat sunnah dengan banyak rakaat, tapi hilang khusyuk dan tuma’ninah, sekadar mematuk-matuk seperti burung, Shalat yang baik insya Allah akan memberi kesan dalam diri, menenteramkan hati, mencegah seseorang berbuat keji dan mungkar.

Pastinya, shalat asal-asalan bukan jenis shalat yang diterima di sisi Allah. Ada rukun dan hal-hal wajib yang harus dipenuhi. Bila shalatnya secepat kilat, apakah kira-kira seseorang bisa membaca Al-Fatihah dengan sempurna? Apakah punggungnya akan lurus dengan tenang saat rukuk, sujudnya mantap sebelum bangkit lagi untuk duduk, atau tahiyatnya dibaca dengan sempurna?

Membaca Al-Quran 100 ayat dengan gaya “kumur-kumur” apakah sama dengan membaca 10 ayat dengan tilawah yang tenang, memperhatikan tajwid, dan meresapkan maknanya ke dalam hati?

Sedekah 10 juta gara-gara ingin pamer apakah sama dengan sedekah 1 juta semata ikhlas karena Allah (tidak peduli puja-puji manusia)?

Amal yang baik, amal yang cantik. Cirinya ada dua:
1. Ikhlas.
2. Benar.

Ikhlas, semata karena Allah. Benar, mengikuti petunjuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Nov 14, 2018

*Omongan Orang*🌰🍑

Oleh: Al-Ustâdz Abdullah Zaen, Lc., MA

Masih segar dalam ingatan kita kisah Abu Thalib; pamanda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang enggan masuk Islam.

Tahukah Anda apa yang melatarbelakangi keputusan fatal tersebut? Tidak lain karena kekhawatiran beliau terhadap omongan kaumnya! Dia bersyair,

“Sungguh, aku yakin bahwa agama Muhammad adalah agama terbaik di muka bumi ini..
Andaikan bukan karena celaan dan khawatir adanya ejekan, engkau akan mengetahui diriku menerima secara terang-terangan”.

Imam Syafi’i berpetuah, “Barang siapa mengira ia bakal selamat dari omongan orang, sungguh ia adalah orang yang tidak waras. Sebab Allah saja tidak selamat dari omongan orang. Ada yang mengatai-Nya tiga. Begitu pula Muhammad tidak selamat dari omongan orang. Ada yang mengatai beliau tukang sihir dan orang gila”.

Ketahuilah bahwa omongan orang itu tidak ada habisnya dan keridhaan mereka adalah sesuatu yang mustahil untuk diraih.

Artikel tunasilmu.com
══════ -=🕋=- ══════
Broadcasted by Islam itu Indah
- Instagram: @islamituindah.id
- Line: @islamituindah (pakai @) atau klik: http://line.me/ti/p/%40islamituindah
- Telegram channel: @islamindah

😉😉 nasehat buat Ku..🍯🍯

*Semua Ada Perhitungannya*
@fahadalkandri

☝🏼Kunasihatkan kepada diriku, dan saudara-saudaraku yang kucintai, kita wajib mengetahui bahwa setiap kata yang kita ucapkan akan diperhitungkan.

“Tidaklah seorang berkata, melainkan disisinya ada malaikat yg siap mencatat”. Hanya kepada Allah-lah kita mohon pertolongan

_Fahad Al Kundari_
(imam masjid besar negara Kuwait, dan insya Allah recital Al Qur’an beliau telah masyhur)

Twit Ulama
══════ -=🕋=- ══════
Broadcasted by Islam itu Indah
- Instagram: @islamituindah.id
- Line: @islamituindah (pakai @) atau klik: http://line.me/ti/p/%40islamituindah
- Telegram channel: @islamindah

💕💖Cukup Bagiku Allah - Cahaya islami 💝💘

CUKUP BAGIKU ALLAH..SEGALANYA UNTUKKU..DIHATI INI PENUH TERISI SEGALANYA TENTANG MU.,ALLAH..
KEPADA NABI MUHAMMAD TERCURAH SHOLAWAT ALLAH (TIADA TUHAN SELAIN ALLAH)...CUKUP BAGIKU ALLAH..
HASBIRABI JALLAH...MAFIQOLBHI ILLALLAH...AL HADI LAILAHA ILALLAH..
CUKUP BAGIKU ALLAH..
PENUHI JIWA INI DENGAN SATU RINDU...RINDU UNTUK MENDAPATKAN RAHMAT MU...MESKI TAK LAYAK KUREBUT CINTAMU..MESKI BEGITU HINA KU BERSIMPUH...PENUHILAH JIWA INI DENGAN SATU RINDU YAITU RINDU MENDAPATKAN CINTAMU..
CUKUP BAGIKU DALAM HIDUPKU HANYA MU YA ALLAH.. pasang iklan

🌈⛅ BACALAH DOA INI - Cahaya islami 🍅🌰

Jangan Sampai Terlewat Membaca Doa Ini..

Telah diriwayatkan oleh Ummu Salamah radhiyallahu 'anha istri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa apabila datang pagi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam senantiasa berdoa, dengan:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا ، وَرِزْقًا طَيِّبًا ، وَعَمَلا مُتَقَبَّلا "
Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadamu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang thayyib, dan amalan yang diterima". (HR Ibnu Majah dan Ahmad).

Renungkanlah doa ini: Yang pertama diminta adalah ilmu. Karena dengan ilmu, pintu-pintu kebaikan dibuka. Dengan ilmu, kita tahu mana yang baik dan mana yang buruk. Dengan ilmu, kita mengetahui tentang langkah apa yang harus dipilih. Dengannya kita tahu mana yang halal dan haram. Dengannya kita tahu mana yang sunnah dan mana yang bukan.

Yang kedua, beliau meminta rezeki. Tidak sembarang rezeki, tapi rezeki yang Thayyib Karena kita hidup di dunia, kitah butuh bekal dan sarana Rezeki yang thayyib adalah rezeki yang halal dan berkah Yang bisa menjaga kesehatan jasmani dan rohani Kadang halal tapi g' sehat buat jasmani kita Kadang halal tapi g' cukup untuk kebutuhan kita Thoyyib adalah halal dan berkah.

Yang ketiga, beliau meminta amal yang diterima. Syarat diterima amal adalah dua Ilmu (yakni) amalan kita sesuai dengan yang dicontohkan Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan yang kedua ikhlas, karena Allah Jalla wa ‘Ala.

_Sudahkah kita mengamalkannya?_

 Penulis: Ust. Dr. Syafiq Riza Basalamah, M.A.
•═════◎◎۩❁۩◎◎═════•
Broadcasted by Islam itu Indah
- Instagram: @islamituindah.id
- Line: http://line.me/ti/p/%40islamituindah
- Telegram channel: @islamindah

👳 Cahaya islami: CARA MENGHITUNG ZAKAT MAAL 💝

*_#Rumus Menghitung Zakat Maal Secara Sederhana_*

Syarat :
*1. Sudah jatuh nishob*
*2. Haul atau telah mengendap 1 tahun*

*#Nishob emas*, adl 20 mitsqol / 20 dinar. Adapun 1 dinar adl 4,25 gr emas. Jadi 20 x 4,25 gr = 85 gram emas. Misal harga emas saat ini adl Rp. 500.000 per gram maka 85 x 500rb = Rp. 42,5jt

Maka barangsiapa yg mempunyai kekayaan harta senilai 42,5jt dan telah bertahan selama 1 tahun maka dia wajib menzakatinya senilai 2,5% nya atau 1/40 nya. Yaitu : Rp. 1.062.500,-

*#nishob perak*, yakni 200 dirham atau 5 uqiyah perak. Sedangkan 1 dirham setara dengan 2,975 gr perak. Jadi 200 x 2,975 = 595 gr perak murni. Misal harga perak saat ini adl Rp. 6.000,- maka nishob perak adl Rp. 6.000 x 595 gr = Rp. 3.570.000

Maka barangsiapa yg mempunyai harta senilai 3,57jt dan sdh bertahan selama setahun maka wajib baginya mengeluarkan zakatnya senilai 2,5 % atau 1/40 nya yaitu Rp. 89.250,-

*LALU NISHOB MANA YG DIPAKAI, EMAS ATAUKAH PERAK?*

Dalam hal ini ulama khilaf. Ada yg memilih nishob perak agar lebih bermanfaat buat fakir miskin, namun ada yg menganjurkan pake nishob emas agar tidak memberatkan muzakki.  

Akhukum Fillah Hanif Muslim
Dimuroja'ah oleh : Ust Firanda Andirja, MA
•═════◎◎۩❁۩◎◎═════•
Broadcasted by Islam itu Indah
- Instagram: @islamituindah.id
- Line: @islamituindah (pakai @) atau klik: http://line.me/ti/p/%40islamituindah
- Telegram channel: @islamindah

🍯 BERSYUKUR 🍵☕

*BERSYUKUR DENGAN YANG SEDIKIT* عن النعمان بن بشير قال قال النبي صلى الله عليه و سلم على المنبر : من لم يشكر القليل لم يشكر الكثير ومن لم يشكر الناس لم يشكر الله التحدث بنعمة الله شكر وتركها كفر والجماعة رحمة والفرقة عذاب Dari an Nu'man bin Basyir, Nabi bersabda di atas mimbar, "Siapa yang tidak bersyukur dengan yang sedikit tidak akan bisa bersyukur dengan yang banyak. Siapa yang tidak berterimakasih kepada manusia dia akan gagal untuk menjadi orang yang bersyukur kepada Allah. Menampakkan nikmat adalah bentuk syukur dan tidak melakukannya adalah bentuk kufur nikmat. Persatuan itu rahmat sedangkan perpecahan itu adzab" (HR Ahmad dengan sanad yang hasan). --- Ustadz Aris Munandar, Dewan Pengawas Peduli Muslim --- @DiariesImage •═════◎◎۩❁۩◎◎═════• Broadcasted by Islam itu Indah - Instagram: @islamituindah.id - Line: @islamituindah (pakai @) atau klik: http://line.me/ti/p/%40islamituindah - Telegram channel: @islamindah

Nov 13, 2018

💖💛 JANGAN PERSULIT DIRI SENDIRI 🍯

_*Sering Mempersulit Diri Padahal Mudah*_

Terkadang urusan itu mudah, hanya saja kita yang mempersulit diri dan terlalu lama stress memikirkannya daripada segera mencari solusi

Sebagai ilustrasi,
Pertanyaan yang sangat mudah:
"Ayam apa yang dicari-cari?

Sebagian kita berpikir keras bahkan merenung lama sekali, padahal jawabnya mudah:
"Ayam hilang"

Banyak kemudahan-kemudahan menghadapi hidup karena kebaikan dari Allah Sang Pencipta  yang sangat jarang kita syukuri

Telalu sibuk memikirkan nikmat
Yang belum didapat
Padahal banyak nikmat
Yang belum disyukuri

Jangan bahagia dahulu
Baru bersyukur
Tetapi bersyukurlah
Engkau akan Bahagia

Permudahkanlah hidup anda
Karena Muslim sangat berhak bahagia

“Sesungguhnya agama itu mudah, dan sekali-kali tidaklah seseorang memperberat agama melainkan akan dikalahkan, dan (dalam beramal) hendaklah pertengahan (yaitu tidak melebihi dan tidak mengurangi), bergembiralah kalian, serta mohonlah pertolongan (didalam ketaatan kepada Allah) dengan amal-amal kalian pada waktu kalian bersemangat dan giat”. (HR. Bukhari)

Penyusun: Raehanul Bahraen

Artikel www.muslimafiyah.com
•═════◎◎۩❁۩◎◎═════•
Broadcasted by Islam itu Indah
- Instagram: @islamituindah.id
- Line: http://line.me/ti/p/%40islamituindah
- Telegram channel: @islamindah

PENGHAPUS DOSA 💠💡

Di antara pelajaran yang didapat dari tanya jawab bersama Syaikh Hamid Akram al Bukhari di Masjid Kampus beberapa waktu lalu, bahwa azab kubur bagi seorang muslim bisa meringankan atau menghapus hukumannya di akhirat. Sehingga seluruh ujian yang dihadapi dalam tiap fase kehidupan seorang mukmin bisa menjadi penghapus dosa-dosanya:
- Ujian di dunia,bisa menghapus dosanya
- Ujian di alam kubur bisa menghapus dosanya
- Ujian di padang mahsyar, bisa menghapus dosanya
- Bahkan seandainya dia masuk ke neraka, itupun kan menghapus dosanya
Sehingga akhirya setiap muslim akan masuk ke dalam surga.

======
ﺗَﻮَﻓَّﻨِﻲ ﻣُﺴْﻠِﻤًﺎ ﻭَﺃَﻟْﺤِﻘْﻨِﻲ ﺑِﺎﻟﺼَّﺎﻟِﺤِﻴﻦَ
Wafatkanlah aku dalam keadaan muslim, dan satukanlah aku bersama orang-orang yang salih (Yusuf: 101)

_Ust. Amrullah Akadhinta_
•═════◎◎۩❁۩◎◎═════•
Broadcasted by Islam itu Indah
- Instagram: @islamituindah.id
- Line: http://line.me/ti/p/%40islamituindah

- Telegram channel: @islamindah

Nov 12, 2018

🔝 Antara Dunia Dan Akhirat

*Antara Dunia & Akhirat* Dunia dan akhirat dua hal yang saling berkebalikan. Jika engkau ridho pada salah satunya maka engkau akan kehilangan yang lainnya. Maka nikmatilah sekedarnya bagian yang akan punah (dunia) dan bersemangatlah untuk abadi yang kekal (akhirat). Allah Ta’ala berfirman, (وَلَا تَنسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا ۖ وَأَحْسِن كَمَا أَحْسَنَ اللَّـهُ إِلَيْكَ) “Dan janganlah kalian lupa bagianmu dari kehidupan dunia, berbuat baiklah sebagaimana Allah berbuat baik kepadamu”. (al Qashash: 77) Syaikh Prof.Dr. Sa'ud Al Funaisan, Profesor bidang Syariah Universitas Imam Muhammad bin Su'ud _twit ulama_ •═════◎◎۩❁۩◎◎═════• Broadcasted by Islam itu Indah - Instagram: @islamituindah.id - Line: http://line.me/ti/p/%40islamituindah - Telegram channel: @islamindah

🚦Mana lebih dulu akikah atau kurban🚦

Mayoritas ulama berpendapat bahwa akikah maupun kurban hukumnya sunah muakkad (yang sangat ditekankan). Disebutkan dalam riwayat Muslim dari sahabat Ummu Salamah bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda,

إذا رأيتم هلال ذي الحجة وأراد أحدكم أن يضحي فليمسك عن شعره وأظفاره

“Apabila kalian melihat hilal bulan dzulhijah dan kalian hendak berkurban maka jangan menyentuh rambut dan kukunya.”

Kalimat: ‘hendak berkurban’ menunjukkan bahwa kurban hukumnya sunah dan tidak wajib.

Berdasarkan hal ini, yang terbaik adalah seseorang melaksanakan kedua sunah tersebut bersamaan. Karena keduanya dianjurkan untuk dilaksanakan. Jika tidak mampu melakukan keduanya dan waktu akikah berbeda di selain hari kurban, maka hendaknya mendahulukan yang lebih awal waktu pelaksanaannya. Akan tetapi jika akikahnya bertepatan dengan hari raya kurban, dan tidak mampu untuk menyembelih dua ekor kambing untuk akikah dan satunya untuk kurban, pendapat yang lebih kuat, sebaiknya mengambil pendapat ulama yang membolehkan menggabungkan akikah dan kurban. Allahu a’lam

Disadur dari: Fatawa Syabakah Islamiyah, di bawah bimbingan Dr. Abdullah Al-Faqih, fatwa no. 44768

Oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasi Syariah)
Artikel KonsultasiSyariah.com
•═════◎◎۩❁۩◎◎═════•
Broadcasted by Islam itu Indah
- Instagram: @islamituindah.id
- Line: http://line.me/ti/p/%40islamituindah
- Telegram channel: @islamindah

Nov 11, 2018

🍯🍟 REZEKI 🍔🍪

Bertakwa kepada Allah, maka DIA akan memberi rezeki dari arah yang tiada disangka-sangka.

Allah Ta’ala berfirman,

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا , وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِب ُ
“Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan Mengadakan baginya jalan keluar, dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. dan Barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (QS. Ath-Thalaq: 2-3)

Ibnu Taimiyah rahimahullah memberikan kita penjelasan menarik mengenai pengertian takwa. Beliau rahimahullah berkata, “Takwa adalah seseorang beramal ketaatan pada Allah atas cahaya (petunjuk) dari Allah karena mengharap rahmat-Nya dan ia meninggalkan maksiat karena cahaya (petunjuk) dari Allah karena takut akan siksa-Nya. Tidaklah seseorang dikatakan mendekatkan  diri pada Allah selain dengan menjalankan kewajiban yang Allah tetapkan dan menunaikan hal-hal yang sunnah.
Allah Ta’ala berfirman,

وَمَا تَقَرَّبَ إِلَىَّ عَبْدِى بِشَىْءٍ أَحَبَّ إِلَىَّ مِمَّا افْتَرَضْتُ عَلَيْهِ ، وَمَا يَزَالُ عَبْدِى يَتَقَرَّبُ إِلَىَّ بِالنَّوَافِلِ حَتَّى أُحِبَّه ُ
“Tidaklah seorang hamba mendekatkan diri pada-Ku dengan amalan wajib yang Aku cintai. Dan hamba-Ku senantiasa mendekatkan diri pada-Ku dengan amalan sunnah hingga Aku mencintainya.” Inilah hadits shahih yang disebut dengan hadits qudsi diriwayatkan oleh Imam Bukhari.” (Majmu’ Al-Fatawa, 10: 433)

Sumber RumayshoCom   @DiariesImage
•═════◎◎۩❁۩◎◎═════•
Broadcasted by Islam itu Indah
- Instagram: @islamituindah.id
- Line: http://line.me/ti/p/%40islamituindah
- Telegram channel: @islamindah

🍀🌸Renungan Buat Suami🌻🌼

*RENUNGAN UNTUK PARA SUAMI...*

Istrimu adalah orang yang mengandung keturunanmu dengan susah payah selama 9 bulan.

Ia adalah orang yang paling telaten (rajin) merawat anak anakmu sampai usia dewasa.. Ia pula yang melayani biologismu dengan halal thoyyiba.. Ia pula yang merawat isi rumahmu dan menjaganya.. Masakan yang nikmat adalah masakan istrimu.. Ia mendampingimu dikala suka maupun duka.. Ia merawatmu dengan tulus dikala sakitmu maupun kritismu.. Ia pun tetap mendampingimu walau engkau sudah tua..dan sakit sakitan.. Ia adalah orang yang paling taat pada kebijakannmu, bahkan mungkin keta’atan istrimu kepadamu lebih besar dari pada ta’atnya anak-anakmu kepadamu.. Ini semua dilakukan oleh istrimu tanpa upah dan gaji, namun mereka hanya mengharap pahala dari Allah semata..
Wahai suami yang sholeh..Jangan sampai engkau tidak penuhi hak dia sebagai istri..
Jangan engkau sia-siakan dia..
Jika Ada waktu senggang yang sebenarnya dapat digunakan untuk ikut membantu pekerjaan rumah tangga atau membantu merawat anak, atau bersenda gurau dengan istri maka sempatkanlah tuk meluangkannya.. Jangan kita malah menggunakannya untuk bbm ria, ngenet, atau malah keluyuran malam gak jelas kemana tujuan…. Ingat ! jangan kau dzolimi dia.. Berbuatlah baik kepada mereka sebagaiman junjungan kita Rosulullah Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam bersabda :

خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لأَهْلِي (رواه ابن حبان) “
Sebaik-baik
kalian adalah yang terbaik dari kalian sikapnya kepada keluarganya. Dan aku adalah yang terbaik dari kalian sikapnya kepada keluarga.” (HR. Ibnu Hibban)

Semoga kita bisa berbuat baik kepada kaum istri kita.. Dengan cara ini in-syaa Allah akan mudah bagi kita mengarahkan mereka kepada kebaikan dan jalan yang benar…

Ustadz Abu Riyadl Nurcholis,  حفظه الله تعالى

@DiariesImage
•═════◎◎۩❁۩◎◎═════•
Broadcasted by Islam itu Indah
- Instagram: @islamituindah.id
- Line: http://line.me/ti/p/%40islamituindah
- Telegram channel: @islamindah